Resep Andalan Keluarga

Karena sebentar lagi Hari Raya, Komunitas MGN memberikan Tantangan Blogging Mamah Gajah Ngeblog dengan tema Resep Masakan Andalan dalam keluarga atau relasi terdekat di hari spesial atau hari besar.

Setiap Hari Raya, entah itu Idulfitri atau Iduladha, saya selalu menyiapkan opor ayam dengan side dish sesuai permintaan suami. Misal, tahun lalu suami mau opor ayam dengan kering kentang, tetapi tahun ini suami mau opor ayam dengan sambal goreng kentang + petai.

Akan tetapi, apakah opor ayam ini menjadi masakan andalan keluarga? Apakah saya akan menuliskan resep opor ayam di sini? Tentu saja tidak! Cobalah kalian bertanya kepada suami saya, apa masakan andalan keluargamu? Sudah pasti dia akan menjawab: AYAM BETUTU.

Satu-dua tahun lalu, suami sempat pergi dinas ke Bali. Saat itu suami bertanya, “Mau dibawakan apa dari Bali?”. Saya jawab kalau saya mau ayam betutu karena saya sangat menyukai masakan tersebut. Rasa ayam betutu begitu kuat dan sangat kaya akan rempah, tetapi rasanya tetap ringan di lidah. Berbeda dengan opor yang cenderung berat karena memakai santan dalam pembuatannya.

Saat suami pulang, kami berdua langsung melahap ayam betutu tersebut. Ayam betutu yang dibawa suami cukup untuk 4 porsi, tetapi semuanya habis untuk makan siang kami berdua. Sambil menikmati enaknya ayam betutu, suami nyeletuk, “Kamu ga mau nyoba bikin ayam betutu?”

Jika suami sudah bilang seperti itu, tandanya dia memang suka banget dengan makanannya dan ingin istrinya membuatkan untuknya. Saya sebagai istrinya tentu ingin membahagiakan suami. Semangat saya langsung membara. Demi suami tercinta, apa sih yang gak dilakuin? 😘

Nyatanya, mencari resep ayam betutu itu tidak mudah. Saya sudah mencoba beberapa resep ayam betutu yang saya dapat di aplikasi Cookpad dan Instagram, tetapi rasanya berbeda dengan ayam betutu yang biasa kami makan (yang logonya berupa muka orang seperti Gareng). Setiap saya makan, alih-alih rasanya rich and light, masakan saya lebih mirip kari tak bersantan. Akhirnya saya bilang ke suami, kayaknya saya nyerah saja deh bikin ayam betutu.

Suatu hari, bulan Januari kemarin, suami tiba-tiba memanggil saya. “Ini nih resep ayam betutu. Pasti enak nih!” ucap suami sambil menunjukkan sebuah video di Youtube. Saat saya lihat, ternyata itu adalah video dari seorang chef terkenal yang sedang melakukan demo masak. Di kolom description box tertulis lengkap semua bahan dan cara membuatnya. Tidak hanya resep ayam betutu yang diberikan, tetapi juga ada resep makanan pelengkapnya seperti plecing kangkung, sambal matah, dan sambel mbe.

Semangat yang dahulu hilang kembali datang. Dengan resep yang detail, apalagi dijelaskan cukup rinci oleh chef yang terkenal jago dengan makanan Bali-nya, saya semakin yakin kalau saya bisa mendapatkan ayam betutu yang saya inginkan. Bumbunya memang banyak banget, tapi demi suami tercinta, tentu saya akan mencoba masak ayam betutu kembali.

“Wah ini sih lebih enak dari ayam betutu yang biasa kita beli!” ucap suami setelah memakan ayam betutu yang saya masak berdasarkan video tadi. Tentu saja saya senang sekali, walau entah ucapan suami itu memang benar seperti itu atau hanya untuk membahagiakan istrinya yang sudah bersusah payah membuat ayam betutu 😁

Karena bumbunya yang banyak dan beragam serta waktu yang dipakai untuk masak juga cukup lama, kami akhirnya memasak ayam betutu ini disaat-saat spesial saja atau minimal sebulan sekali. Kemarin, suami sudah menyarankan untuk masak ayam betutu saat Idulfitri. Namun, karena beberapa pertimbangan, akhirnya kami kembali memilih opor sebagai makanan Lebaran mengingat ayam kampung lebih mahal dan tidak semua warung menjual ayam kampung.

Perlu tidak ya, saya share resepnya di sini? Kan, resepnya bisa dilihat langsung di video yang sudah saya sertakan di atas 😁 Saya rangkum saja resepnya, ya. Resep yang saya share hanya resep ayam betutunya saja. Jika kalian mau resep side dish-nya, bisa dilihat langsung di videonya.

RESEP AYAM BETUTU by CHEF JUNA untuk 3-4 porsi

BUMBU BETUTU (BASE GENEP)

  • 12 cabai merah keriting
  • 7 cabai rawit merah
  • 2 cabai rawit hijau
  • 12 siung bawang merah
  • 8 siung bawang putih
  • 2 kemiri, sangrai
  • 4 cm jahe kupas
  • 5 cm lengkuas kupas
  • 2 cm kunyit kupas, bakar
  • 2 cm kencur kupas
  • 2 batang serai, iris tipis-tipis
  • 1 sendok teh terasi, bakar
  • 2 lembar daun jeruk purut, hilangkan tulang tengahnya, potong kecil-kecil
  • 1 1/2 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh merica bubuk hitam

Menurut chef Juna, bumbu betutu jangan dihaluskan tetapi dicincang halus. Di Bali, mencincang bumbu ini bisa memakan waktu hingga 45 menit sampai minyak atau sari-sarinya keluar. Oh, tentu saja saya tidak melakukan hal selama itu. Saya hanya menggunakan food processor untuk mencincang semua bahannya.

BUMBU WANGEN

  • 1/2 sendok teh ketumbar bubuk
  • 1/4 sendok teh jintan bubuk
  • 1/4 sendok teh pala bubuk
  • 1/8 sendok teh cengkeh bubuk

Bumbu wangen ini adalah bumbu pelengkap yang khas dari Bali. Bumbu ini disangrai terlebih dahulu sebelum dipakai. Menurut resep, bumbu wangen yang dipakai hanya 3/4 bagian. Akan tetapi, saya tetap memakai semuanya karena tidak mau repot menakarnya kembali.

AYAM DAN BUMBU LAINNYA

  • 1 ekor ayam kampung, dipotong 2 atau 4 sesuai selera
  • 1 sendok teh air perasan jeruk nipis
  • 1 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh merica bubuk putih
  • 1 sendok makan minyak kelapa
  • Air minum sekitar 2 liter atau secukupnya
  • 2 batang serai, ambil putihnya saja, memarkan
  • 2 lembar daun salam, remas
  • 1/2 sendok teh gula merah

CARA MEMASAK

  1. Siapkan ayam, bumbu betutu, bumbu wangen, dan bumbu lainnya
  2. Lumuri ayam dengan air jeruk nipis, garam, dan merica putih, diamkan 5 menit
  3. Masukkan minyak kelapa ke dalam bumbu betutu, aduk
  4. Lumuri ayam dengan bumbu betutu, lalu taburi dengan bumbu wangen
  5. Masukkan ayam kedalam panci dengan semua bumbunya. Tambahkan serai dan daun salam
  6. Masukkan air hingga ayam terendam
  7. Masak ayam dengan api besar. Jika sudah mendidih, kecilkan api dan masukkan gula merah
  8. Bolak-balik ayam beberapa kali agar ayam matang merata
  9. Masak hingga ayam matang dan air menyusut
  10. Ayam betutu siap disajikan
Ini masakan ayam betutu perdana saya yang berhasil

Sebetulnya, cara membuat ayam betutu ini sama seperti kari, opor, dan masakan nusantara lainnya: siapkan bumbu halus; masukkan ayam atau daging, bumbu halus, air, dan bumbu aromatik ke dalam panci; masak hingga matang. Hanya saja, hal yang membuat orang-orang malas membuat masakan nusantara adalah menyiapkan bahannya, apalagi kalau memasak ayam betutu yang membutuhkan bahan yang banyak dan beragam.

Setiap memasak ayam betutu, saya membutuhkan waktu 2-3 jam, hahaha. Sangat lama, ya? Waktu tersebut sudah termasuk menyiapkan bahan untuk side dish-nya yaitu plecing kangkung dan sambal matah. Saya memasak selama itu biasanya karena ada gangguan dari anak yang memanggil mamanya terus. Jika anak anteng, mungkin 2 jam cukup untuk memasak.

Ada beberapa catatan dari saya jika kalian mau mencoba membuat ayam betutu.

  1. Sebisa mungkin memakai ayam kampung karena rasanya lebih gurih dibandingkan ayam negeri. Jika memakai ayam negeri, tekstur daging yang tebal terasa kurang enak di lidah. Boleh-boleh saja memakai ayam negeri, tetapi tidak seenak jika memakai ayam kampung.
  2. Bagian ceker, leher, dan kepala boleh ikut dimasak. Hanya saja, kuah dari ayam betutu akan lebih kental karena bagian tersebut mengandung banyak kolagen. Saya pribadi lebih suka hanya memasukan cekernya saja, leher dan kepala tidak dipakai.
  3. Seperti yang dijelaskan di atas, bumbu betutu jangan dihaluskan, tetapi dicincang halus. Jadi, lebih baik memakai food processor dibandingkan blender.
  4. Di resep tertulis memakai minyakkelapa, tapi saya sih pakai minyak yang ada saja yaitu minyak kelapa sawit.

Adakah yang tertarik mencoba? Atau melihat bahannya saja sudah membuat jiper, terlebih ketika tahu kalau memasak ini memakan waktu yang cukup lama? Walau begitu, rasa ayam betutu yang didapat sebanding dengan perjuangan memasaknya kok 😊

Selamat mencoba!

13 thoughts on “Resep Andalan Keluarga

  1. Nyamm,,, jadi pingin nyobain masak resep ini jugaa,,, huwaa tapi lama ya bisa ampe 3 jam, hihi

    Like

  2. Jadi pingin coba bikin deh… Btw aku belum pernah makan ayam betutu πŸ™ˆ, pernahnya makan ayam taliwang. Gara-gara ayam betutu pakai pelengkap pelecing kangkung, aku jadi inget ayam taliwang πŸ˜….

    Like

    1. krn bali dan lombok deketan, mungkin jadinya pelengkap makanannya sama haha aku juga gatau sih. coba betutu teh! beli dulu aja, kalo suka baru bikin sendiri 😁

      Like

  3. Waaah.. Pasti bakal sy coba nih teh resepnya. Udah mulai bosen masak ayam yg itu2 aja. Tapi sy baru tau ternyata betutu juga pake jinten & cengkeh, pantesan kerasa rempahnya kuat.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s